• Kecelakaan kerja yaitu komponen dari risiko yang patut diwaspadai tiap-tiap karyawan, terutamanya yang berprofesi di bidang yang mempunyai risiko tinggi. Karyawan patut mengerti dan mempunyai pengetahuan yang cukup dalam mengantisipasi beragam ragam risiko kecelakaan yang mungkin saja terjadi.

     

    Salah satu langkah antisipasi yang dapat dilakukan sejak dini sebagai pekerja yaitu dengan meniru asuransi. Keuntungannya yaitu karyawan secara otomatis akan menerima jaminan kecelakaan kerja yang diregistrasikan perusahaan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Keikutsertaan program ini bersifat patut.

     

    Sayangnya, perlindungan dalam BPJS Ketenagakerjaan sekali-sekali belum mencukupi keperluan. Sebab itu, dapat saja Anda memerlukan asuransi lainnya semisal asuransi kecelakaan diri atau asuransi lainnya. Asuransi kecelakaan diri amat sesuai bagi yang tak jarang melakukan kegiatan yang rawan cedera atau kecelakaan. Sebab asuransi ini memberikan santunan dikala terjadi cacat dampak kecelakaan kerja, baik cacat ringan maupun tetap.

     

    Asuransi kecelakaan diri berbeda dengan JKK. Asuransi kecelakaan diri yaitu produk yang ditawarkan perusahaan asuransi negara maupun swasta untuk melayani masyarakat yang berharap menerima proteksi lebih. Proteksi yang ditawarkan dapat mencakup risiko-risiko di lingkungan kerja, rumah, maupun di mana saja sesuai dengan program yang dipilih.

     

    Banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan ragam proteksi kecelakaan diri. Meskipun iuran yang dibayarkan cenderung lebih mahal dan patut ditanggung sendiri oleh peserta, tingkat proteksi yang diberi terbilang amat komplit. Proteksi yang ditawarkan mulai dari tarif pengobatan, tarif perawatan, cacat tetap, dan santunan kematian. Malahan, kini ini banyak perusahaan asuransi yang menawarkan ganti rugi 100% dari jumlah pertanggungan.

     

    Dari semua penjelasan di atas, dapat disimpulkan banyak sekali santunan yang diperoleh dengan meniru JKK. Lebih dari itu kalau masih merasa kurang dengan cuma meniru JKK, tak ada salahnya Anda juga mendaftarkan diri pada ragam-ragam asuransi lainnya semisal asuransi kecelakaan diri. Semua itu tentu saja akan menolong meminimalkan atau mengganti semua kerugian yang diakibatkan kecelakaan yang sama sekali tak terduga.


    your comment
  • Cordyceps adalah sejenis jamur yang tumbuh di pegunungan Himalaya dan dataran tinggi Tibet. Pada mulanya, tumbuhan herba ini dianggap mempunyai kandungan nutrisi yang tepat sasaran dipakai sebagai penambah stamina. Ketika ini, manfaat cordyceps juga diklaim bisa meringankan gangguan pernapasan dan menolong memelihara kesehatan.

     

    Cordyceps sinensis diketahui sebagai tanaman obat tradisional kuno yang banyak dipakai di Tibet sejak abad ke-15. Tumbuhan ini adalah jamur yang menempel sebagai parasit pada ulat dan berasal dari dataran tinggi Sikkim Utara, India.

     

    Herba ini mulai diteliti setelah ditengarai bisa memberikan manfaat pada hewan ternak. Berikutnya Cordyceps dipakai sebagai obat herba, baik sebagai bahan tunggal ataupun sebagai campuran dengan tanaman herba lain, untuk menangani pelbagai penyakit. Via penelitian di laboratorium, bahan ini kemudian dimaksimalkan menjadi suplemen.

     

    Cordyceps mengandung banyak nutrisi, seperti protein atau asam amino esensial, peptida, vitamin (B1, B2, B12, E, K), asam lemak, dan mineral. Cordyceps kemungkinan bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan sistem merangsang sel-sel dan bahan kimia tertentu. Jamur ini juga mungkin bisa memerangi sel kanker dan memperkecil ukuran tumor, terlebih kanker kulit dan paru-paru. Akan tapi belum terdapat data yang cermat mengenai manfaat ini secara umum pada manusia. Karena itu, manfaat cordyceps masih perlu diteliti lebih lanjut.

     

    Masyarakat mengenal cordyceps sebagai suplemen yang kapabel meringankan situasi kesehatan tertentu. Manfaat Cordyceps yang umum diketahui oleh masyarakat, antara lain:

     

    Menolong meredakan gangguan pernapasan

    Beberapa zat yang terkandung pada Cordyceps, adalah cordycepin dan adenosin, bisa merangsang efek penyebaran ion pada saluran napas. Hal itu ditemukan pada penelitian di laboratorium. Cordyceps juga menonjolkan peningkatan kapasitas penerapan oksigen pada penelitian di hewan. Terlebih bagi orang dewasa, konsumsi cordyceps bisa dipakai untuk meredakan gejala asma sekiranya dikonsumsi secara murni. Di lain sisi, pengonsumsian cordyceps oleh buah hati-buah hati tak memberikan efek apa pun terhadap penanganan gejala asma, walaupun digabungkan dengan herba lain. Sebuah studi klinis lain mengemukakan seputar keberhasilan manfaat cordyceps untuk meringankan asma, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronik. Sedangkan demikian, khasiatnya sering dihubungkan dengan kombinasi bersama bahan-bahan lain. Hal ini menghasilkan khasiat cordyceps secara khusus sulit untuk dipastikan.

     

     

    Meningkatkan daya kerja jasmaniah

    Walau terdapat pendapat bahwa Cordyceps bisa dipakai untuk meningkatkan ketahanan dan daya kerja seseorang dalam berolahraga, tapi sebagian penelitian tak menandakan hal hal yang demikian.

     

    Melawan penuaan

    Cordyceps secara tradisional dipakai oleh lansia untuk mengatasi efek penuaan, seperti kelelahan, lemas, dan impotensi. Telah ada sebagian penelitian untuk mengonfirmasi manfaat ini. Melainkan kenyataannya, metodologinya sering tak didokumentasikan dengan baik. Sedangkan pada tes yang dilaksanakan terhadap tikus menonjolkan bahwa penerapan cordyceps bisa meningkatkan ingatan dan kesanggupan belajar, tapi belum ada penelitian yang menguji efeknya terhadap manusia.

     

    Melindungi jantung

    Di Tiongkok, penelitian mengenai Cordyceps menonjolkan jamur ini mempunyai manfaat untuk aritmia atau gangguan melodi jantung. Beberapa penelitian menyatakan bahan ini juga bisa memelihara kesehatan jantung. Melainkan, masih diperlukan uji klinis yang lebih besar untuk menandakan hal hal yang demikian.

     

    Menolong meredakan peradangan

    Sebuah penelitian pada tingkat sel menemukan bahwa cordyceps berpotensi mengurangi peradangan. Pada hewan, Cordyceps ditemukan bisa mengurangi keparahan penyakit lupus, meningkatkan kelangsungan hidup pada situasi cangkok jantung, dan menekan efek racun kuman Streptococcus.

     

    Memperlambat penyakit ginjal

    Sebuah penelitian menonjolkan bahwa Cordyceps bisa memperlambat fibrosis atau pengerjaan pembentukan jaringan parut di ginjal. Fibrosis ginjal ini adalah salah satu tanda dari penyakit ginjal stadium lanjut. Melainkan, penelitian hal yang demikian juga masih belum dilaksanakan secara klinis untuk memperhatikan efeknya pada manusia.

     

    Memperlambat pertumbuhan tumor

    Beberapa penelitian terhadap hewan tes menandakan bahwa Cordyceps bisa merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memerangi tumor pada sebagian variasi kanker.

     

    Menangani diabetes

    Penelitian menemukan bahwa ekstrak polisakarida pada Cordyceps menolong menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan kepekaan terhadap insulin dan meningkatkan metabolisme glukosa. Melainkan temuan ini juga belum dijelaskan pada manusia. Sedangkan diklaim mendatangkan pelbagai manfaat seperti yang telah disebutkan di atas, tapi perlu diingat bahwa pada lazimnya klaim hal yang demikian diperoleh dari hasil eksperimen pada tingkat sel dan terhadap hewan. Baru sedikit penelitian yang dipakai pada manusia. Karena itu, bisa disimpulkan bahwa efektivitas bahan ini dalam menangani gangguan kesehatan pada manusia masih belum ternyata dengan cermat.

     

    Kalau Anda mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen Cordyceps, dianjurkan untuk mempertimbangkan kandungannya, sebab mungkin produk suplemen hal yang demikian menggunakan jamur cordyceps variasi lain atau bahan-bahan campuran yang bisa berbahaya kesehatan Anda. Sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan info lebih komplit mengenai suplemen ini.


    your comment
  • Kerusakan syaraf tepi sering ditandai dengan kesemutan, kebas, kram, malah kelemahan pada pergelangan kaki atau tangan. Situasi ini bisa disebabkan oleh bermacam-macam hal, mulai dari gaya hidup sampai penyakit tertentu. Tetapi jangan panik, karena ada beberapa cara yang bisa dikerjakan untuk mengurangi gejala kerusakan syaraf tepi. 

    Neuropati perifer atau Kerusakan syaraf tepi, terjadi saat adanya kerusakan pada cara syaraf perifer atau syaraf tepi yang berlokasi di luar cara syaraf pusat, adalah otak dan syaraf tulang belakang. Sekiranya ini dialami, daya kerja dari syaraf-syaraf pada anggota gerak, seperti lengan, tungkai, tangan, kaki, dan jari-jari, akan tergoda. Memahami penyebab kerusakan syaraf tepi, akan menolong Anda untuk mencegah dan mengurangi gejala kerusakan syaraf tepi. 

    Cara Mengurangi Gejala Kerusakan Saraf Tepi

    Penyebab Kerusakan Saraf Tepi

    Penyebab Kerusakan syaraf tepi terbilang bermacam-macam. Berikut ini beberapa penyebab timbulnya gejala kerusakan syaraf tepi:

    Kegiatan sehari-hari

     

    Kegiatan berulang yang dikerjakan sehari-hari secara berlebihan bisa memicu peradangan otot, tendon, atau ligamen pada tangan, sehingga syaraf di sekitarnya mengalami penekanan. Semisal, pekerjaan atau kesibukan yang mengharuskan Anda mengetik, memencet tombol mouse, atau mengetik pesan di telpon pintar secara terus menerus. Sebaliknya, kesibukan sehari-hari yang kurang melibatkan gerakan jasmani, seperti duduk atau berdiri terlalu lama pada satu posisi, juga bisa menyebabkan Kerusakan syaraf tepi

    Cedera

    Stress jasmani atau cedera adalah salah satu penyebab umum dari kerusakan syaraf. Kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas, jatuh, terkilir, dan patah tulang, adalah beberapa bentuk cedera jasmani yang sering menyebabkan Kerusakan syaraf tepi.

    Defisiensi vitamin B

     

    Kurangnya asupan vitamin B, seperti vitamin B1, B3 (niacin), B6, dan B12, atau kekurangan vitamin E, bisa mengakibatkan kerusakan syaraf tepi. Karena, vitamin-vitamin hal yang demikian mempunyai peran penting dalam menjaga kesehatan syaraf Anda. Karena, vitamin-vitamin hal yang demikian mempunyai peran penting dalam menjaga kesehatan dari Kerusakan syaraf tepi Anda. Defisiensi vitamin B bisa disebabkan karena bermacam-macam variasi hal, mulai dari kurangnya konsumsi makanan yang mengandung vitamin B, sampai konsumsi alkohol secara berlebihan.

    Paparan bahan kimia dan keracunan

     

    Risiko Kerusakan syaraf tepi juga meningkat pada orang yang sering terkena paparan bahan kimia berbisa, seperti lem, zat pelarut (solvent), klorin, pelitur, cat, insektisida, atau Paparan timbal dan merkuri juga bisa menyebabkan efek serupa.

    Konsumsi obat tertentu

     

    Sekitar 30-40 persen pasien kanker yang menjalani perawatan kemoterapi bisa menderita neuropati perifer. Ini terjadi karena beberapa obat kemoterapi mempunyai efek samping yang mengakibatkan Kerusakan syaraf tepi.

    Diabetes

     

    Sekitar 60-70 persen penderita diabetes bisa mengalami neuropati perifier, karena tingginya kadar gula darah bisa menyebabkan kerusakan syaraf. Neuropati perifer terjadi secara khusus jikalau penderita diabetes tidak menjalani pengobatan secara teratur. Selain diabetes, orang dengan berat badan berlebih atau obesitas, berusia di atas 40 tahun, dan mempunyai riwayat tekanan darah tinggi, juga dikenal lebih berisiko mengalami Kerusakan syaraf tepi

    Cara Mengurangi Gejala Kerusakan Saraf Tepi

    Sekiranya Anda mengalami pertanda-pertanda kerusakan syaraf tepi atau neuropati perifer, berikut beberapa cara mengurangi gejala Kerusakan syaraf tepi yang bisa Anda lakukan:

    Merubah pola hidup

     

    Anda yang mengalami Kerusakan syaraf tepi, disarankan untuk merubah pola hidup yang Anda Ini bisa dikerjakan dengan menjaga berat badan tepat, memakai pola makan bergizi sepadan, menghindari minuman beralkohol dan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B.

    Mengonsumsi vitamin neurotropik

     

    Sebuah studi klinis menampakkan, konsumsi vitamin neurotropik yang mengandung vitamin B1, B6, dan B12 pada penderita neuropati, kapabel menjaga kesehatan syaraf dan mengurangi gejala kerusakan syaraf tepi. Selain itu, efek samping dari konsumsi vitamin neurotropik secara rutin dan bentang panjang malah relatif kecil. Untuk menerima manfaatnya, konsumsilah vitamin neurotropik secara rutin pantas rekomendasi dokter.

    Mengerjakan gerakan peregangan

     

    Pada Kerusakan syaraf tepi yang disebabkan gerakan berulang oleh anggota tubuh tertentu, Anda bisa mengatasinya dengan melakukan peregangan di jeda kesibukan. Luangkan juga waktu untuk mengistirahatkan anggota tubuh hal yang demikian selama 30 menit, sesudah cukup lama melakukan kesibukan dengan gerakan yang sama. 

    Sekiranya Kerusakan syaraf tepi disebabkan karena konsumsi obat kemoterapi, dokter kemungkinan akan mengganti obat atau mengurangi dosis obat yang dikasih, agar gejala bisa mereda. Padahal jikalau lingkungan dan kesibukan kerja Anda berisiko menyebabkan kerusakan syaraf tepi, karenanya pakailah alat pelindung diri, serta lakukan pekerjaan pantas standar operasional dan aturan keselamatan kerja yang berlaku. Sekiranya timbul gejala, segera kunjungi dokter. 

    Untuk menolong mengurangi keluhan, dokter mungkin akan memberikan obat pereda nyeri, sehingga Anda bisa kembali beraktivitas dengan nyaman. Selain itu, Anda juga disarankan menjalani pengobatan secara teratur untuk penyakit yang Anda derita, seumpama diabetes atau tekanan darah tinggi, demi menghindari kerusakan lebih lanjut pada syaraf tepi. 

    Jangan biarkan gejala Kerusakan syaraf tepi atau neuropati perifer berlarut-larut, sampai mengganggu kesibukan Anda sehari-hari. Lakukan beberapa cara di atas untuk menyelesaikan situasi hal yang demikian, kemudian konsultasikan ke dokter jikalau gejala tidak mereda, agar bisa dikerjakan penanganan lebih lanjut.


    your comment
  • Radang mata atau dalam medis dikenal sebagai uveitis, yaitu situasi yang ditandai dengan pembengkakan di lapisan tengah jaringan dinding mata (uvea). Radang mata bisa terjadi cuma pada salah satu mata, ataupun kedua mata. Kondisi ini biasanya dialami oleh seseorang di usia 20-50 tahun.

    Faktanya, uveitis dikenal sebagai radang mata, sebab peradangan yang terjadi tidak cuma menyerang bagian uvea saja, tetapi juga memengaruhi bagian mata lain seperti lensa, retina, saraf mata, dan vitreus. Peradangan ini bisa menyebabkan pembengkakan dan rusaknya jaringan mata. Untuk itulah, radang mata perlu lantas diatasi dengan tepat. Kalau tidak lantas diobati, peradangan mata bisa menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan.

    Radang Mata Dan Cara Mengatasinya

     

     Radang mata bisa dibagi menjadi sebagian macam, tergantung di mana lokasi terjadinya peradangan, di antaranya:

     

     Uveitis anterior

     

    Uveitis anterior acap kali disebut sebagai "iritis" sebab memengaruhi iris. Iris yaitu bagian berwarna pada mata, di dekat bagian depan. Iritis yaitu macam uveitis yang paling biasa dan ringan dibanding macam radang mata lainnya. Pada situasi ini, penglihatan bisa terganggu, bisa pula tidak. Gejala lain yang timbul antara lain mata merah, sakit dan nyeri, serta peka kepada sinar.

     Intermediate Uveitis

     

    Kondisi ini melibatkan uvea bagian tengah dan disebut juga iridocyclitis. Kata "intermediate" sebenarnya merujuk pada lokasi peradangan dan bukan tingkat keparahan peradangannya. Ragam uveitis ini bisa terjadi pada siapapun, tetapi lebih banyak ditemukan pada dewasa muda dan acap kali dikaitkan dengan penyakit autoimun, seperti multiple sclerosis dan sarkoidosis. Gejala radang mata yang dinikmati biasanya yaitu penglihatan kabur atau tidak terang, disertai timbulnya floaters.

     Uveitis posterior

     

    Uveitis ini bisa disebut juga sebagai koroiditis, sebab memberi pengaruh koroid yang berisi jaringan pembuluh darah mata. Ragam uveitis ini biasanya terjadi pada orang dengan infeksi virus, parasit, atau jamur. Koroiditis juga bisa terjadi pada orang dengan penyakit autoimun. Gejala radang mata yang dinikmati bisa berupa penglihatan kabur. Uveitis posterior cenderung lebih berat dibanding uveitis anterior, sebab bisa melukai jaringan retina, sehingga risiko gangguan penglihatan dan kebutaan lebih besar.

     Panuveitis

     

    Panuveitis yaitu wujud radang mata yang paling serius, sebab memengaruhi semua uvea dan bagian-bagian penting pada mata (mencakup iris, badan siliaris, dan koroid). Panuveitis bisa disebabkan oleh infeksi, penyakit radang kronis, atau penyebab lainnya yang tidak dikenal. Umumnya menimbulkan kombinasi gejala dari semua macam radang mata. Radang mata atau uveitis bisa terjadi dalam waktu singkat (akut), ataupun berjalan dan bertahan dalam waktu yang cukup lama (kronis), bahkan bisa berulang. Peradangan ini bisa disebabkan oleh infeksi ataupun hal lain, seperti cedera pada mata, tumor mata, penyakit autoimun, atau racun yang masuk ke dalam mata. Untuk itu, memecahkan radang mata harus disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. 

    Cara Menyelesaikan Radang Mata

    Pasien yang mengalami gejala radang mata harus lantas memeriksakan diri ke dokter mata, sebab kalau telat ditangani, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi yang serius, termasuk kebutaan permanen. Dokter mata akan menanyakan riwayat keluhan yang dialami, lalu memeriksa situasi lahiriah mata Anda. Dokter kemungkinan juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan lab untuk memandang pedoman infeksi ataupun penyakit autoimun, mengevaluasi tekanan bola mata, dan melakukan pemeriksaan oftalmoskopi, mencakup funduskopi, dan pemeriksaan slit lamp, atau foto Rontgen untuk membantu diagnosis. Sesudah itu, dokter akan memberikan penanganan dan obat sakit mata yang sesuai dengan situasi Anda.

     Kalau macam radang mata termasuk uveitis anterior, maka pengobatannya bisa berupa tetes mata untuk melebarkan pupil dan mengurangi rasa sakit, atau tetes mata kortikosteroid mengurangi peradangan atau iritasi. Pengaplikasian kacamata hitam juga disarankan untuk mengurangi sensitivitas kepada sinar. Sementara itu, kalau radang mata termasuk uveitis posterior, maka pengobatannya berupa suntikan di sekitar mata dan pemberian antibiotik kalau terdapat infeksi kuman. Padahal kalau termasuk intermediate uveitis, maka pengobatannya termasuk kortikosteroid dalam wujud tetes mata dan obat minum.

     

     Sebaiknya hindari menggunakan obat mata sembarangan untuk memecahkan radang mata. Lantas konsultasi ke dokter mata kalau mengalami gejala radang mata, untuk memperoleh pengobatan yang tepat dan sesuai dengan macam radang mata yang Anda natural.


    your comment
  •  

    Mengecat atau mendekorasi sendiri kamar bayi yang akan lahir memang menyenangkan. Tapi, hati-hati Bunda, kerap menghirup bau cat berbahaya bagi kesehatan Bunda dan bayi dalam kandungan. Beberapa besar cat mengandung bahan kimia yang dapat menimbulkan risiko gangguan kesehatan, termasuk berbahaya bayi dalam kandungan. 

    Risiko Memunculkan Gangguan Kesehatan

    Hakekatnya bukan bau atau menghirup bau cat berbahaya bagi kesehatan, melainkan kandungan kimia di dalamnya. Beberapa bahan kimia hal yang demikian menguap dan menimbulkan bau cat yang khas. Di dalam cat, terkandung bahan kimia berbahan dasar petroleum atau minyak bumi, yakni solven. Bahan ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan bila dihirup terlalu banyak. Sejumlah penelitian menemukan, ibu hamil yang menghirup terlalu banyak solven lebih berisiko mengalami keguguran, melahirkan bayi dengan kelainan bawaan atau dengan gangguan kesanggupan belajar nantinya. Gangguan ini lebih umum terjadi pada bayi laki-laki dibanding wanita. Selain itu, pada kehamilan trimester pertama ketika organ-organ bayi mulai terbentuk dalam rahim, terlalu banyak menghirup bau cat dapat meningkatkan risiko gangguan pada cara syaraf dan cara ginjal bayi. 

    Cara Meminimalkan Bau Cat pada Ibu Hamil

    Tingkat toksisitas cat lazimnya bertumpu pada bahan kimia yang dipakai, dan seberapa banyak jumlah paparannya. Untuk itu, Bunda dianjurkan meminimalkan paparan cat, demi menghindari kemungkinan terjadinya risiko-risiko yang tidak diinginkan.

     Ini sebagian cara untuk meminimalkan risiko menghirup bau cat berbahaya bagi kesehatan bagi ibu hamil. 

    ·         Sebaiknya Bunda tidak makan atau minum dalam ruangan yang sedang dicat.

    ·         Buka jendela keluar ruangan supaya Bunda tidak terlalu banyak menghirup bau cat.

    ·         Pastikan ruangan daerah Bunda berkegiatan mempunyai ventilasi yang bagus.

    ·         Pilih cat lateks dengan label “tanpa VOC (volatile organic compounds)”, yakni senyawa organik yang gampang menguap.

    ·         Bunda juga dapat memilih cat berbahan dasar air maupun akrilik, ketimbang cat minyak.

    ·         Ada juga yang memberi rekomendasi untuk memegang paparan terhadap cat lateks yang mengandung etilen glikol eter dan biosida.

    ·         Sedapat mungkin hindari pengaplikasian cat berbasis minyak, timbal, dan merkuri. Hindari juga cat semprot.

    Sedangkan belum dapat ditetapkan seberapa banyak paparan yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, melainkan ada bagusnya Bunda tidak melaksanakan kesibukan mengecat selama hamil. Selain itu, batasi juga waktu berada di sekitar zona yang sedang dicat. Lantas tinggalkan ruangan yang mungkin sedang dicat atau baru dicat, secara khusus bila Bunda merasa sakit kepala, mual, dan pusing sebab menghirup bau cat. Jika gejala berlanjut setelah sebagian waktu, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk penanganan yang tepat.

     


    your comment



    Follow articles RSS
    Follow comments' RSS flux